Minum banyak kopi setiap hari—lebih dari 900 ml atau sekitar enam cangkir—dikatikan dengan penurunan risiko multiple sclerosis (MS). Hal ini merujuk pada penelitian dalam Journal of Neurology Neurosurgery and Psychiatry. Oleh: Putra Batara Maret 4, 2016 Para peneliti mendasarkan penemuan mereka pada dua studi dengan menggunakan populasi perwakilan. Satu di Swedia terdiri dari 1.620 pasien …

Konsumsi Kopi Harian Bantu Turunkan Risiko MS
Published :

Minum banyak kopi setiap hari—lebih dari 900 ml atau sekitar enam cangkir—dikatikan dengan penurunan risiko multiple sclerosis (MS). Hal ini merujuk pada penelitian dalam Journal of Neurology Neurosurgery and Psychiatry.

Oleh: Putra Batara
Maret 4, 2016

Para peneliti mendasarkan penemuan mereka pada dua studi dengan menggunakan populasi perwakilan. Satu di Swedia terdiri dari 1.620 pasien MS ditambah 2788 orang sebagai pembanding. Sementara studi yang kedua di lakukan di AS, terdiri dari 1.159 pasien MS dan 1.172 mereka yang sehat.

Dalam kedua studi, peserta ditanyai tentang kopi yang mereka minum. Menghitung berapa banyak cangkir yang biasanya diminum setiap hari dan berapa umur mereka ketika mulai minum kopi secara teratur.

Para peneliti menggunakan informasi ini untuk memperkirakan konsumsi kopi dari dan sebelum munculnya gejala MS pada pasien dan dibandingkan penghitungannya dengan kelompok yang sehat.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa risiko MS secara konsisten lebih tinggi di antara mereka yang minum sedikit cangkir kopi setiap hari, bahkan setelah memperhitungkan faktor-faktor yang berpotensi penting, seperti merokok, dan berat badan.

Dalam studi di Swedia, konsumsi kopi dikaitkan dengan penurunan risiko MS baik pada awal gejala hingga 5-10 tahun sebelumnya, dengan risiko 28-30% lebih rendah di antara mereka yang minum lebih dari enam cangkir—900 ml lebih—setiap hari .

Hasil yang sama ditemukan dalam studi di AS, dengan risiko 26-31% lebih rendah di antara mereka yang minum lebih dari 948 ml setiap hari. Setidaknya lima tahun sebelumnya dan pada awal gejala, dibandingkan dengan mereka yang tidak pernah minum kopi.

“Ini merupakan studi observasional, sehingga tidak ada kesimpulan tentang sebab dan akibat konsumsi kopi untuk diagnosis dan pengumpulan data MS yang mempengaruhi hasilnya. Tapi recall akurat dari konsumsi kopi tidak dapat dikesampingkan,” kata para peneliti.

Dalam editorialnya, Drs Elaine Kingwell dan José Maria Andreas wijnands, dari Fakultas Kedokteran University of British Columbia, menunjukkan bahwa hasil penelitian akan bermasalah dengan inkonsistensi.

“Mengingat sifat hubungan antara faktor makanan dan risiko penyakit, inkonsistensi ini mungkin tidak mengejutkan,” tulis mereka.

“Meskipun masih harus dibuktikan apakah minum kopi dapat mencegah perkembangan MS, hasil analisis ini menambah bukti yang berkembang untuk efek kesehatan yang menguntungkan dari kopi,” mereka menambahkan.

“Penelitian ini juga menunjukkan bahwa peran kopi dalam pengembangan MS jelas membutuhkan penyelidikan lebih lanjut. Pada gilirannya, diharapkan dapat berpotensi memberikan kontribusi untuk pemahaman yang lebih baik, “mereka menyimpulkan.

Bagi pencinta kopi, temuan ini tentu semakin menambah sederet bukti yang menunjukkan kopi mungkin memang baik untuk kesehatan kita.

Jadi, sudah kah Anda minum kopi hari ini?

Pertama kali publish di Inddit.com