Kota Petra merupakan ibu kota mengesankan dari kerajaan Nabatea. Terletak 240 km selatan ibu kota Amman dan 120 km sebelah utara dari kota laut merah, Aqaba. Oleh: Putra Batara Maret 1, 2016 Petra kini menjadi salah satu situs arkeologi warisan dunia, keajaiban dunia, dan harta yang paling berharga bagi Yordania. Belum diketahui kapan tepatnya Petra …

Petra; Warisan Peradaban Dunia dari Selatan Yordania
Published :

Kota Petra merupakan ibu kota mengesankan dari kerajaan Nabatea. Terletak 240 km selatan ibu kota Amman dan 120 km sebelah utara dari kota laut merah, Aqaba.

Oleh: Putra Batara
Maret 1, 2016

Petra kini menjadi salah satu situs arkeologi warisan dunia, keajaiban dunia, dan harta yang paling berharga bagi Yordania.

Belum diketahui kapan tepatnya Petra dibangun, namun kota ini diperkirakan mulai makmur sebagai ibu kota Kekaisaran Nabatea dari sekitar abad ke-6 SM. Petra menjadi kaya melalui perdagangan kemenyan dan rempah-rempah. Kerajaan ini kemudian dianeksasi Kekaisaran Romawi pada tahun 106 M.

Foto dari scribbleartworkshop.com
Foto dari scribbleartworkshop.com

Kota kuno Yordanian ini terus berkembang sampai bencana gempa besar abad ke-4 menghancurkan beberapa bangunan dan melumpuhkan sistem sanitasi penting masa itu. Gempa juga mengubah rute perdagangan, hingga akhirnya kota ini sepi lalu ditinggalkan.

Memori kejayaan Nabatea sepertinya hilang dalam cerita. Pada pertengahan abad ke-7 Kota ini telah benar-benar ditinggalkan, kecuali mungkin suku-suku pengembara lokal yang masih tetap menyempatkan diri mengunjungi Petra dalam perjalanan.

Foto dari seemeknowme.net
Foto dari seemeknowme.net

Reruntuhan Kota Petra tetap tersembunyi untuk sebagian besar pasang mata sampai pada tahun 1812, seorang penjelajah Swiss bernama Johannes Burckhardt, mencoba untuk ‘menemukan kembali’ Petra; ia berpakaian seperti seorang Arab dan meyakinkan suku-suku pengembara untuk membawanya ke kota yang hilang.

Petra juga dikenal sebagai “rose red city”, nama itu merujuk pada warna indah dari struktur bebatuan yang dipahat.

Petra masih menyimpan banyak misteri. Dari penggalian besar pertama yang dilakukan pada tahun 1929, diketahui bahwa orang-orang Nabataeans mengubur mayat di sebuah pemakaman yang rumit yang seolah terpotong sisi gunung.

Kota ini juga memiliki kuil, teater, dan pada beberapa arsitekturnya terdapat pengaruh Romawi hingga Bizantium (Byzantium).

"Petra Tomb". Foto dari owegoo.com
“Petra Tomb”. Foto dari owegoo.com

Selain sisa-sisa megah kota Nabatea, Petra juga menunjukkan pola pemukiman penduduk dan penggunaan lahan selama lebih dari 10.000 tahun, di mana fitur alam, budaya, arkeologi dan geologi bergabung menjadi selaras dalam kehidupan.

Pada tanggal 6 Desember 1985, Petra ditetapkan sebagai Situs Warisan Dunia oleh UNESCO. Petra juga terpilih oleh Majalah Smithsonian sebagai salah satu dari 28 tempat yang harus Anda kunjungi sebelum Anda meninggal.

Pertama kali publish di Inddit.com