“Tidak ada dua orang yang benar-benar sama di bumi ini, dan dalam bermusik Anda harus bisa menjadi diri sendiri atau lebih baik jangan bermusik.”—Billie Holiday

Billie Holiday dalam Perkembangan Musik Jazz
Published :

Billie Holiday (7 April, 1915 – 17 Juli 1959) adalah seorang penyanyi–lebih dikenal sebagai penyanyi jazz–kebangsaan Amerika Serikat. Lester Young menjulukinya Lady Day. Tapi Holiday mendapat ketenaran karena totalitasnya baik dalam bernyanyi maupun dalam dunia musik.

Holiday juga menjadi sosok yang berpengaruh dalam perkembangan musik jazz dan pop. Gaya vokalnya yang sangat khas, berpadu serasi dengan instrumentalis jazz telah melambungkan namanya karena dinilai berhasil memelopori cara baru dalam “memanipulasi” syair lagu dan tempo.

Beberapa dari lagunya yang menjadi standar dalam musik jazz, terutama “God Bless the Child”, “Don’t Explain”, dan “Lady Sings the Blues”. Dia juga terkenal dengan nomor “Easy Living” (dari Rainger, Ralph / Robil, Leo) dan “Strange Fruit” (dari Abel Meeropol).

Billie Holiday
Photograph by Charles Hewitt

“Aku tidak pernah punya kesempatan untuk bermain dengan boneka seperti anak-anak lainnya. Aku sudah mulai bekerja ketika berumur enam tahun.”—Billie Holiday

Tidak banyak yang tahu kapan tepatnya sosok wanita yang dilahirkan di Eleanora Fagan ini mengawali karirnya. Namun, seturut informasi yang didapat, Holiday pernah terjerumus dalam dunia hitam—yang membuat dirinya sempat masuk dalam tahanan.

Holiday lantas mendapat kesempatan bekerja sebagai penyanyi di klub jazz lokal sebelum ia akhirnya ditemukan oleh  seorang pencari bakat, John Hammond, pada tahun 1933– kala itu Holiday berusia 18 tahun.

Suara dan hasil rekamannya sangat dicintai terutama berkat kedalaman emosi dan totalitasnya dalam menyanyi beberapa nomor klasik. Suara seraknya yang khas banyak dinanti, dengan cepat Holiday menjadi ikon penting dalam perkembangan musik jazz.

Pada tahun 1930-an, iamenyanyikan lagu yang bernadakan hak-hak sipil seperti “Strange Fruit”—lagu yang mengisahkan hukuman mati tanpa pengadilan terhadap seorang pria kulit hitam. Karena lirik lagunya yang sangat kontroversial kala itu, beberapa tembangnya pun jarang diputar di radio.

Masa-masa sulit yang dialami oleh seorang Billie Holiday mulai dari pendidikan, masalah kehidupan, hingga kisah percintaannya yang dikabarkan penuh dengan kekerasan membuatnya lagi harus terpuruk.

Tahun 1959, Billie Holiday meninggal di usianya yang baru menginjak usia 44 tahun. Beberapa pihak menduga akibat kecanduannya terhadap Narkotika-lah yang membawanya pada kematian dini tersebut.